Rabu, 02 September 2020

Arsitektur Rumah Dataran Tinggi Dieng tahun 1900an


 Dalam Potret ini, terlihat beberapa orang sedang memperbaiki atap rumah joglo, rumah di dieng dahulu kebanyakan terbuat dari kayu dan bambu,

atapnya berbentuk joglo, serta ditutup dengan welit / rumbia.

masyarakat di Dieng mendapatkan Welit yang terbuat dari daun aren/ kelapa/ atau palem paleman dari Pasar di Batur atau Garung.
tiang-tiang rumah dibuat dari kayu yang dibawahnya digunakan batu sebagai umpak.
nah yang unik, masyarakat pada saat itu kerap menggunakan batuan candi yang ada dimana-mana sebagai umpak/ pondasi rumah.
batu candi dipilih karena jumlahnya banyak dijumpai tercecer dimana-mana, serta ukuran dan bentuknya yang rapi membuat
masyarakat memilihnya.

disanyangkan memang, namun selain itu, didalam foto ini kita dapat melihat cara berpakaian orang Dieng jaman dahulu, para pria menggunakan Iket dan juga kain jarit.
di pekarangan rumah juga ada tanaman seperti kubis dan daun Bawang yang ditanam masyarakat.

menarik ya...
tetap stay at home ya teman-teman
jaga kesehatan dan kebersihan juga.

0 komentar:

Posting Komentar

Contact

Hubungi Kami

kami sangat mengapresiasi segala kontribusi anda dalam Sejarah dan Kebudayaan Banjarnegara, Bergabunglah bersama kami untuk mengangkat Kebudayaan Banjarnegara agar dikenal oleh masyarakat luas

Alamat:

Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia

Jam Kerja:

setiap saat kami ada

E-mail:

cbudayabanjar@gmail.com